Pengembangan Perusahaan  

KWaS didirikan pada tanggal 3 Juli 2000. Pada bulan September 2001 , KWaS direkrut oleh CBI (Center for the Promotion of Imports from Developing Countries dari Belanda) untuk belajar mengenai cara memasuki pasar internasional, khususnya Eropa. CBI sepenuhnya mendukung selama 5 tahun dalam memberikan pelatihan pengembangan desain dan mengikuti pameran internasional. Pada bulan Februari 2002 kami diundang sebagai peninjau dari CBI , danpada bulan April 2003 , 2004 dan 2005 KWaS berpartisipasi dalam pameran Salone Intenazionale Del Mobile di Milan 

Pada Maret 2005 , perusahaan berkolaborasi dengan IFC - PENSA , bagian dari International Finance Corporation, anak perusahaan World Bank dalam Sustainable WoodProgram dalam Program pengembangan dan penggunaan kayu Acacia Mangium sebagai bahanalternatif termasuk menyediakan bantuan teknis untuk kualitas dan proses produksi . Sejalan dengan itu , KWaS menjadi anggota Global Forest and Trade Network ( WWF - Indonesia ) . Kolaborasi dengan WWF – Indonesia, ditandatangani pada tanggal 11 Desember 2006. Kemudian KWaS mulai memproduksi furniture menggunakan Acacia mangium. Untuk mendukung produsen yang menggunakan Acacia mangium , IFC - PENSA mensponsoriKWaS untuk berpartisipasi dalam pameran IFFS ( Singapore Fair) pada Maret 2005 , 2006 dan 2007.

Pada bulan Mei 2006 , KWaS mendapat musibah bencana gempa bumi, hal ini menimbulkan banyak kesulitan karena sarana dan prasarana yang rusak. Pemulihan KWaS sangat diperlukan pada saat itu, perusahaan mengajukan proposal kepada AusAID , untuk program bantuan dari Australia untuk membantu pemulihan pabrik KWaS . AusAID ternyata memberikan hibah yang melampaui harapan perusahaan . Program ini disebut KWaS Livelihood Productivity Program, program ini telah meningkatkan kapasitas , kualitas produk dan juga untuk kegiatan pengembangan masyarakat di sekitar pabrik . AusAID membuat tim untuk melaksanakan kegiatan ini . Tim ini terdiri dari lembaga PPMFEBUGMdan Quality Trade Indonesia(perusahaan Belanda untuk peningkatan kualitas). PPMFEB UGMmengembangkanpada sisi manajemen.

Pada tahun 2007 perusahaan memenangkan The Sustainable Home Furnishing Design Competitionyang diselenggarakan Program SENADA - USAID & SIPPO - Swiss Import Promotion Programme. KWaS disponsori oleh SIPPO untuk mengikuti Pameran furnitur besar IMM , Cologne Jerman 12 Januari 2008 dan 2009 sebagai hadiah kompetisi tersebut .

Pada tahun 2009 perusahaan direkrut oleh New Venture Indonesia / NVI bagian dari New Ventures global atau WRI - World Resources Institute , Washington , Amerika Serikat. Pada bulan Oktober 2009 perusahaan menerima penghargaan The Best Finalis ln Investor Forum 2009 of NVI 2009 . Selanjutnya , perusahaan diundang oleh E + Co dan New Ventures - World Resources Institute di The Annual Green GlobalScholarship tersebut untuk menghadiri Seminar di Kosta Rika Amerika Latin . Seminar berlangsung dari 19-23 Juli di INCAE Bisnis Scholl , La Garita de Alajuela .

Pada bulan Maret 2009, KWaS mulai menerapkan sistem COC , sebagai implementasi perusahaan yang telah mendapatkan sertifikat FSC CoC oleh InterCert LGA pada bulan November 2009 dengan nomor registrasi IC FSC - COC - 100 108 . Kategori Sertifikat adalah " FSC Pure " products .

SimakBaca secara fonetik Pada awal 2010 perusahaan diundang untuk bergabung dengan program lainProgram ini datangdari Java Reconstruction Fund (JRF) yang dalam pelaksanaanya dikelola oleh GTZ (GIZ).Tujuan dari kegiatan JRF adalah untuk membantu membangun kembali dan meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat yang terkena bencana di Jawa (Yogyakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah). Pada bulan Maret 2011, KWaS diikutkan dalam pameran furniture skala Internasional, IFFINA di Jakarta.

Tahun 2012 melalui audit oleh pihak ketiga (TUV Rheinland Indonesia) pada tanggal 13 – 14 Juni 2012 kami memperoleh sertifikat SVLK. Dalam program ini kami dibantu oleh Multistakeholder Forestry Programme (MFP) yaitu program kerjasama antara Kementerian Kehutanan Pemerintah Indonesia dan UKaid dari Department for International Development (DFID) Pemerintah Inggris.

Satgas REDD+ dibawah UKP4 (Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan) meminta partisipasi pimpinan perusahaan berbicara tentang pengalaman bisnis green furniture yang melibatkan peran hutan rakyat dalam workshop “The Possibility of REDD+ on Community Managed Lands : Reducing Emission and Poverty while Safeguarding Environmental Integrity Through Community Based Sustainable Forest Management”pada tanggal 7 November 2012. Selanjutnya Pimpinan perusahaan juga diundang untuk acara Deklarasi Satgas REDD+ 27 November 2012 dan acara jamuan makan siang dan ramah tamah dengan Bp.Kuntoro Mangkusubroto, Ibu Menteri Mari Pangestu dan Putra Mahkota Norwegia, Haakon Magnus beserta rombongan kerajaan Norwegia.